12 May 2026
Oleh Super Admin
Kementan RI Jadikan Polman Percontohan PM-AAS 100 Hektare, Pertanian Modern Siap Dongkrak Produksi Padi
Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulbar membuat percontohan Pertanian Modern - Advanced Agriculture System (PM-AAS) di sawah seluas 100 hektare di Desa Bumi Ayu Kecamatan Wonomulyo Polman, Senin 11 Mei 2026. Melalui sistem PM-AAS ini, petani dapat menanam lebih rapat sehingga populasi padi bertambah banyak.Dalam kegiatan tersebut, Bupati Polewali Mandar didampingi Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia menuju titik lokasi tanam untuk melaksanakan tanam padi bersama. Turut hadir mendampingi Komisi IV DPR RI, General Manager Pupuk Indonesia Regional IV, Direktur Wilayah Sulawesi Barat, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Polewali Mandar, Dandim 1402 Polewali Mandar, Kapolsek Wonomulyo, serta Camat Wonomulyo.Kegiatan tanam bersama ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program PM-AAS yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam mendorong pertanian modern, maju, mandiri, dan berkelanjutan. Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud mengatakan, program ini menghadirkan penerapan teknologi modern untuk membantu petani meningkatkan produktivitas serta efisiensi kerja di sektor pertanian."Keberkahan pertanian di daerah ini menjadi perhatian nasional, program seratus hektar masuk daerah kita, karena support semua pihak ditempatkan di Polman, ini program luar biasa peningkatan produksi dan pengelolaan, efesien tertata dengan baik dan difasilitasi bantuan pupuk, ada drone, tinggal bagaimana petani dapat memacu lebih bekerja keras," ujar Bupati.Teknologi yang diterapkan dalam kegiatan PM-AAS di antaranya penggunaan alat tanam modern Drum Seeder pada sistem tanam tabela rapat dalam baris dengan pola Legowo 6:1. Selain itu, para peserta juga menyaksikan demonstrasi pengaplikasian pestisida menggunakan drone pertanian sebagai bentuk implementasi modernisasi pertanian.Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Makmur Desa Bumiayu Kecamatan Wonomulyo Suprapto mengucapkan rasa syukur atas bantuan tersebut."Atas bantuan ini kami ucapkan terima kasih pemerintah, dan pupuk Indonesia telah fasilitasi kami, ini dapat meningkatkan hasil yang targetnya di atas 10 ton perhektar dapat tercapai" katanya.Demonstrasi penggunaan drone pertanian ini diharapkan mampu menjadi solusi inovatif bagi para petani karena dinilai lebih efisien, hemat waktu dan tenaga, serta mampu mendukung peningkatan hasil produksi pertanian. Pemerintah berharap teknologi modern seperti ini semakin dikenal dan diterapkan oleh petani di daerah.Pada kesempatan tersebut, Bupati Polewali Mandar bersama Direktur Wilayah dan General Manager Pupuk Indonesia menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani mitra PM-AAS, yakni Kelompok Tani Harapan Mulyo, Kelompok Tani Harapan Makmur, Kelompok Tani Harapan Kita, dan Kelompok Tani Margo Mulyo.Bantuan yang diserahkan berupa benih pertanian, alat tanam modern Drum Seeder, serta bantuan dolomit dari Pupuk Indonesia guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo.Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar